Heyhoo Let's Go...!!
Hay para eksekutif muda yang kreTOP (saking kreatifnya jadi "kreaTOP"--> dikutip dari surat lontar Bapak Wayan Tegros). Apa kabar kalian? Apakah KABUR? (Ngerti nggak?). Kali ini saya sangat bersyukur karena saya mendapat inspirasi dari salah satu makhluk ANTIQUE (dibacanya Antik, bukan Anti Kue) yang bernama Tu Dede Juliawan (Nama sudah dicoba berkali-kali untuk disamarkan, namun tidak bisa. Supaya dia tidak tersinggung, kita anggap aja namanya sudah disamarkan. OK?).
Lanjuuut..! Sesuai dengan judul tulisan ini, yaitu BASA-BASI HARI INI saya akan sedikit berkomentar tentang hal tersebut (Nggak berani banyak-banyak komentnya ckup dkit aja, takut dikeroyok trus ditelanjangin kaya kasus yang lagi ngetrend sekarang ini). Kalian tau kan kalau orang Indonesia khususnya orang bali itu ramah-ramah? That's Right Maaan... Namun terkadang ada basa-basi yang nggak penting. Hari ini saya mendapat pertanyaan yang bila dipikir-pikir sebenarnya sama sekali nggak penting. Hahahahaha... Sebenarnya ini hanyalah sebuah sapaan, mengapa saya bilang sapaan tersebut basa-basi? Karena sapaan itu dijadikan BASA-BASI sebelum memulai obrolan (nggak ngerti kan? SAMA). Semua itu diawali ketika saya mau berangkat ngampus tadi pagi (biarpun saya ini sinting, saya KULIAH LO..--> Antara kata KULI sama AH jangan dibaca terpisah). Saya sudah mengenakan setelan rapi lengkap dengan jas almamater. Dengan gagahnya saya keluar rumah bersama si JUPRI. Eeehhh si JUPRI kan punyanya man angga yak? (pokalis Nosstress) Hmmm.. Tunggangan saya belum ada namanya, tolong dibantu untuk memberi nama (Neehhh.. Ceritanya jadi ngelantur kemana-mana). Lanjut... dengan "NTEG SEBENG" (Bukan NTEG LINGGIH | Nteg Sebeng--> Macho) saya keluar rumah. Tiba-tiba saya jadi loyo gara-gara saya di tanya oleh tetangga saya. Begini bunyi pertanyaannya, " Rik, itu jas almamater kampusmu ya? keren banget.. Rapi lagi.. Mau kemana nih?" Coba deh kalian simak pertanyaanya, trus direnungkan. Depan-depannya sih mantep, coba perhatikan pertanyaan bagian belakang. OOOOOHHHHH TIIIDAAAAKKK.. Rasanya mau mencret di tempat ( Amit-amit). Udah jelas-jelas saya pake jas almamater, ya jelaslah mau nongkrong di jalan Tantular. NGACOO... Ya mau kuliahlah. Dengan berat badan 60 Kg saya menjawab "Mau kuliah.." (Yang ada juga berat hati kaleee.)
Akhirnya tepat pada pukul 10.30 am, saya menginjakan kaki di lantai teras rumah saya. Dan disaat yang bersamaan juga tetangga yang memberi pertanyaan tadi pagi itu sedang menggantungkan helai-helai benang berwarna-warni yang dirajut menjadi satu sehingga menghasilkan bentuk yang indah yang kemudian dimasukkan kedalam air berbuih dan berbau harum dan lalu dimasukkan pada suatu wadah dan diberikan asupan sinar matahari (CUCIAN) di teras rumahnya. Lalu ia pun kembali menanyakan hal yang semestinya tidak perlu saya jawab lagi, bunyinya sebagai berikut "Ehhh.. Arik.. Udah pulang ya dari kampus?". Boy...!!! Dalam hati saya rasanya itu sperti dikeroyok sama sekumpulan cewek-cewek racing. AAAAAKKKHHHH.. Aku lo udah didepan matamu. Ya jelaslah aku udah pulang...!! Hmmm... Fiuh.. (Tari nafas yang dalam). "Iya.. Udah pulang kok..", dengan senyum yang memaksa.
Hahahaha.. Itulah sepercik (Aiiissspeeehhh.. Sepercik) basa-basi saya hari ini. Tapi itulah cara orang-orang disekitar kita yang peduli dengan keberadaan kita. Hmm.. Buat kalian-kalian yang mendapatkan pertanyaan yang sama seperti saya, jawablah dengan SENYUMAN UNYUU. Ok.. Sekian untuk hari ini. SALAM EKSEKUTIF MUDA...!!
NB : Tu Dede Juliawan tidak menyebabkan kanker, serangan jantung, himpoten, gangguan kehamilan dan janin. Namun dapat menambah usia anda karena wajahnya yang ANTIK. Beri tepuk tangan yang meriah buat Tu Dede Juliawan.